Galau Day

Hari ini, Sabtu, 12 Februari 2011, aku n Kuma ke kampus. Tumben aku mau ngampus, hari Sabtu pula?? Jawabannya adalah (jeng jeng jeng jreeeng~)……karena ada Japanese World (JW) yang diadain Sastra Jepang Unair~!! 😀

Daripada mbambung di rumah, mending cari acara toh, hehe. Tapi kayaknya kalo mau dateng ke suatu event, mending mastiin dulu deh acara jam berapa dimulai. Karena….aku n Kuma, karena salah informasi soal jamnya, jadi mbambung di kampus. Mestinya jam 1 baru mulai, kami udah di kampus jam setengah 11an. Aigoo…. 😥 (n jadinya turut menyesatkan seorang Adit ’Usek-Usek’)

Daripada pulang, akhirnya aku n Kuma menghabiskan waktu dengan geje. Mulai nggambar nggak jelas di kertas masing-masing (hidup terasa hampa kalo nggak ada kertas n pensil), ngeliat kantin FISIP yang menghitam (n mbayangin kalo tiba-tiba ada sosok mencurigakan yang ngrangkul bahu Kuma pas kupotret), beli es krim untuk mengurangi rasa galau (sayangnya gagal), nungguin temen-temen yang lain, mpe akhirnya dateng seorang Dita (FYI: di sini Kuma n Dita adalah wujud yang berbeda) n kami pun langsung meluncur ke TKP karena udah jam 1.

Terus satu per satu temen-temen yang lain (Eka, Tete, Grace, Nenek, n Mas Felix) dateng, n kami keliling liat-liat acara yang ada (n ada kejadian di mana salah satu ’hantu’ di obake yashiki diinjek tangannya ma Kuma gara-gara tangan si hantu ada di bawah 😆 ). Acara utama hari ini mungkin bisa dibilang: lomba karaoke. N dari sekitar 20an peserta karaoke, banyak yang suaranya sukses bikin pendengarnya ngerasa galau. Lagu yang dinyanyiin banyak yang sama pula, kayak Good Bye Days dari YUI, ato Mirai E punya Kiroro (padahal lagunya terserah peserta, nggak dibatasin panitia). Kesannya kok lagu Jepang cuma itu 😕 . Aku yang udah galau sejak awal pun jadi tambah galau. *kuping berdarah*

Oleh karena itu, untuk menghilangkan kegalauan kami (karena galaunya rame-rame)—aku, Kuma, Dita, Nenek (maap, nggak sadar kalo ternyata namamu belum kutulis, Nek, hwehehe 😛 *ojok nggondok*), Eka, Tete, Mas Felix ditambah Nindy (Grace nggak ikut),—kami pun mutusin buat pergi karaoke ke Grand City.

Nyampe sana, dengan sedikit kegerimisan (belum ujan deres soalnya) kami pun ke tempat karaoke (nggak perlu sebut nama). Di tempat karaoke, bukannya ngilangin kegalauan, galau kami malah tambah parah. Banyak lagu yang nggak ada! Jangankan lagu Jepang ato Korea, bahkan lagu barat pun nggak lengkap, OMG~ 😯 *sedih, cak*

Akhirnya dengan usaha keras mencari-cari, kami dapet lagu seadanya n nyanyi sebagai ajang pelampiasan atas kegalauan yang dibikin sama sebagian peserta karaoke di JW.

Kegalauan mulai surut, tapi bukan berarti berakhir. Lagu terakhir di playlist kami: Hau Shiang Hau Shiang. (pasti hampir semua orang yang pernah nonton tivi di Indonesia di taun 90-an akhir kenal banget sama lagu ini -.-a)

N bernyanyilah kami dengan galau (untung pemeran utama cowok di drama Kabut Cinta itu ganteng 😛 ). N akhirnya Hau Shiang Hau Shiang yang uah bikin hauhauuu pun selese. Yokatta~ T-T *nangis darah*

Tapi ternyata penderitaan belum berakhir. Hau Shiang Hau Shiang mestinya jadi lagu penutup dalam acara karaoke kami, tapi ada beberapa lagu yang otomatis diputer meskipun nggak dimasukin playlist. N lagu berikutnya yang keputer adalah I’m Yours dari Jason Mraz. Ah, lagunya waras, santai. Tapi, dasar emang kami nggak mau rugi, meskipun lagu di playlist udah abis, kami pun manfaatin lagu-lagu yang otomatis keputer itu. Tapi nggak disangka, nggak dinyana, n nggak diduga-duga, lagu setelah I’m Yours-nya Jason Mraz adalah…..(treet toreeereeeet tereet~): I Heart You – SM*SH. Oh, no~!! *keracunan mendadak*

N karena semua nggak ada yang waras, bukannya langsung skip lagu itu ato ninggalin tempat karaoke saat itu juga, kami malah nyanyiin lagu yang naudzubillah itu (menggunakan ‘naudzubillah’ untuk menggantikan kata ‘terkutuk’). Nggak cuman 1 kali, tapi 2 kali (ato mungkin bisa dibilang 3 kali) gara-gara diulangi sama Eka. N kayak kesurupan nyawanya SM*SH, kami pun joget-joget kayak ulet keket n nyanyi kayak orang gila (sebenernya udah gila juga). Bedanya: kalo jogetnya personil SM*SH itu bikin orang ngelus dada; kalo liat kami joget, orang pasti langsung muntaber 7 hari 7 malem tiada henti. Puas nyanyiin lagu galau itu, kami pun keluar ruangan n foto-foto di tempat karaoke itu. Desain interiornya emang keren dibandingin tempat karaoke lainnya, termasuk bagian yang didesain mirip kucing berjalan (baca: catwalk). Kami pun dengan sinting n nggak tau malu foto-foto di situ (padahal banyak banget karyawan yang ngeliatin), n karena aku kurang suka foto sambil liat ke arah kamera, aku pun hadep samping. *narsisnya agak melenceng*

Tapi cara berfoto kayak gitu lumayan bikin aku balik galau. Karena ternyata…di sebelah kiri tempat kami foto-foto, ada TV….n tampaklah sebuah video klip……..I HEART YOU – SM*SH. *balik galau total*

penutup yang membawaku kembali pada kegalauan

penutup yang membawaku kembali pada kegalauan

 

Advertisements

12 responses to this post.

  1. hahaha.. mbakku di rumah juga suka nyanyiin lagu itu sensei 😀

    Reply

  2. Posted by Kuma on February 14, 2011 at 12:33 pm

    Lagu yeyek…huahahaha
    tapi SM*SH memang mampu menutup kegalauan dengan kegamangan…=,=
    *sambil sembunyi dari SM*SHBLAST*

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: