Ijime Oleh Para Sensei

Tau ‘ijime’ nggak? Ijime itu istilah dalam bahasa Jepang yang artinya sama dengan bullying, baik secara fisik maupun mental. Dan entah kenapa aku udah 2 kali di-ijime secara mental oleh sensei-senseiku di tempat les. Kejam? Iya, dunia ini memang kejam, hiks hiks…. T^T #lebay~

Ijime yang dilakuin sensei-senseiku ini berlangsung kira-kira 2 minggu yang lalu. Yang pertama dilakuin oleh Ira-sensei, yang sebenernya nggak ngajar kelasku. Tapi suatu hari kebetulan Tia-sensei yang seharusnya ngajar kelasku berhalangan hadir. Jadilah Ira-sensei ngajar kelasku yang hari itu cuma berisi 3 ekor gakusei: aku, Kuma, n Claudia. Hari itu kami diajari “~koto ga dekimasu” alias “I can ~”. Kebiasaan Tia-sensei, bikin soal-soal kemudian kami disuruh bikin kalimat dalam bahasa Jepang berdasarkan soal-soal tersebut. Kebanyakan soalnya adalah tentang ‘berenang’. Hmmm…sekedar buka aib: aku nggak bisa renang. #tertawalah sekeras yang kau mau mumpung aku nggak tau, guys~

Nah, karena aku sekelas sama Kuma yang kayaknya udah tau aku seancur-ancurnya, otomatis dia juga tau kalo aku nggak bisa renang. Dan…terbukalah aibku. Dan memang aku nggak berniat buat nutupin tentang kelemahanku yang satu itu. #nggak penting juga soalnya

Sialnya adalah, entah kenapa dalam beberapa soal yang kudapet, aku sering dapet soal tentang “aku bisa berenang bla-bla-bla”. Jadi kalimat yang misalkan seharusnya “50 meetoru gurai oyogu koto ga dekimasu” (arti: aku bisa renang kira-kira 50 meter) pun kutambah dikit jadi “50 meetoru gurai oyogu koto ga dekimasen” (aku nggak bisa renang sejauh 50 meter). Aku kan cuma berkata jujur 😛 . Dan sukseslah aku di-ijime Ira-sensei, mincing-mancing aku dengan pertanyaan berkaitan dengan renang. Aigoo…baru kali ini kayaknya aku di-ijime sama guru. #sedih

Ijime kedua masih dilakuin oleh senseiku, tapi beda orang, kali ini Andy-sensei (FYI: Andy-sensei ini cewek). Awalnya dipicu sama Kuma yang pengen tau umur para sensei, karena liat Tia-sensei yang tampaknya lagi hamil. Yah, kami selama ini ngira sensei-sensei ini belum pada nikah (dari wajahnya nggak keliatan sih). Eh…ternyata Andy-sensei n Tia-sensei udah nikah. 😯 #melotot nggak percaya

Dan karena pertanyaan itu, akhirnya gantian Andy-sensei yang nanya umur kami (lagi-lagi kelasnya cuma berisi aku, Kuma, n Claudia) satu persatu. Hal itu berbuntut dengan terungkapnya fakta bahwa di antara kami bertiga, akulah yang paling tua. Sialnya lagi, pertanyaan Andy-sensei nggak berhenti sampe situ. Lanjutannya adalah, “Nansai kekkonshimasu ka?” yang artinya sama dengan iklannya Ringgo Agus Rahman dulu (lupa iklan apa): “Kapan kawin~?”

Dan kujawab ‘nggak-tau’ dengan tatapan ‘kucincang-lho-ya-sensei’.

“Lho kan udah 20 taun, biasanya udah mikirin kapan bakal nikah,” kata Andy-sensei, antara becanda n serius.

Eeeww..oke sensei, oke… #ayunin katana

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: