Galau Time

Semester ini banyak banget terjadi prahara. Kalo bagiku sih sebenernya malah dari awal taun ini udah banyak banget gonjang-ganjing. Dari urusan kuliah lah, mpe urusan pribadi, antara bebek dengan makhluk-makhluk yang tidak teridentifikasi. Tapi yang galau nggak cuma aku ternyata, karena beberapa temenku juga ngerasain hal yang sama. Mulai dari tugas kuliah mpe urusan pribadi juga.

Nggak cuma orang-orang di sekitarku, di sekitar Kuma pun banyak bertaburan orang-orang galau kayak gitu. Dia jadi ‘tempat sampah’ temen-temen deketnya karena macem-macem masalah. Ya, kurang lebih begitulah yang kudenger dari Kuma di suatu Jumat malam pas kami lagi beli takoyaki deket kampus.

Tapi yang mengejutkan, di antara orang-orang galau dengan sebab-musabab yang sejenis meski berbeda-beda (tapi nggak satu jua), ternyata aku nemuin fakta bahwa ada makhluk yang bisa galau dengan sebab yang jauh berbeda dengan kebanyakan makhluk lain.

“Si A curhat gini, si B curhat gitu, lama-lama aku jadi galau deh, Bek. Kok kayaknya dibandingin mereka, hidupku nggak berbobot ya??”
…………………………*backsound: suara jangkrik*
Ya……bisa ditebak siapa yang ngomong kayak gitu: Kuma. Ternyata bisa juga beruang ngerasa galau gara-gara hidupnya nyaris nggak ada masalah yang berarti. 😆

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: