Tragedi Kamar 106

Postingan kali ini mungkin agak……..dibilang vulgar juga enggak, tapi apa ya? Yah pokoknya agak gimana gitu. Tapi untuk lebih lanjut, hubungi dokter. ……………eh, maksudnya langsung kuceritain aja~

Jadi, Jumat-Minggu kemarin, tanggal 16-18 Desember 2011, aku bareng temen-temen kuliahku yang ambil mata kuliah Komunikasi Pembangunan (Kombang) pergi ke Sumenep, Madura, dalam rangka PKL. Bukan Pedagang Kaki Lima, bukan juga Penjual Kaki Lalat (kurang kerjaan amat sih?). PKL yang kumaksud adalah Praktek Kerja Lapangan. Tapi tiap aku bilang PKL, yang ada di pikiran orang-orang itu mesti KKN (Kuliah Kerja Nyata). Aku jadi bingung mau njelasin gimana, tapi gampangnya PKL ini adalah kegiatan praktek dari sebuah mata kuliah.

Nah PKL Kombang ini tujuannya adalah…………. #hening (ah sudahlah nggak usah kujelasin, lha wong aku ini mahasiswi sesat)

Jadi, kami ceritanya ini nginep di sebuah hotel di Sumenep yang lumayan bagus n murah karena lagi promo. Di sini tiap kamar normalnya sih muat diisi 4 orang, tapi ada juga yang isinya ber-5 karena 1 kelompok isinya 5 orang cewek semua n udah plek-plekan banget sih, jadi udah kayak amplop sama perangko. #halah

Makhluk-makhluk itu lumayan deket ma aku karena 3 dari mereka adalah Kpopers, hoho. Jadi, meskipun aku punya kelompok n kamar sendiri, tetep aja seringnya main ke kamar mereka, hehe. Kamar ini punya 1 bed tapi besar, n kalo diliat-liat, ukurannya lebih luas dibandingin kamar yang lain. Ditambah lagi posisinya yang paling deket ma dapur hotel. Jadi banyak banget temen-temen (bahkan yang nggak deket ma mereka) yang mampir ke kamar mereka, no.106.

Singkat cerita, di Sabtu sore setelah kami semua pergi ke lokasi penelitian masing-masing n bertugas, aku (lagi-lagi) main ke kamar 106. Pas juga lagi liat JKT 48 yang perform perdana di salah satu acara TV swasta (kekecewaan penonton: kok mereka nggak sebening di iklan Pocari Sweat? #abaikan). Tiba-tiba, sesuatu terjadi. Negara Api menyerang kamar 106!! 😯 #lebay #salahcerita

Nggak tau gimana, tiba-tiba teh yang dibungkus plastik yang ada di atas meja tumpah ke lantai dan hampir kena tas-tas yang ditaruh deket situ. Penghuni kamar pun langsung gelagapan. Penghuni kamar, A dan B (nama disamarkan atas permintaan yang bersangkutan) langsung sigap ndeketin meja n mau ngelap teh yang tumpah itu.

B: Tisu tisu!!

Nggak nemu tisu.

A: (ngeliat benda di atas meja) Itu ada (maaf) pembalut. Pake pembalut aja, sekalian ngetes anti bocor gak. *iseng*

A yang niatnya cuma bercanda bilang kayak gitu ternyata malah ditanggepin serius ma si B. Si pemilik pembalut kebetulan lagi mandi n nggak tau tragedi teh tumpah itu. Nggak pake lama, si B pun langsung pake pembalut itu buat ngelap tehnya. Padahal pas itu udah nemu tisu………..=_________=a

Yaaah…anggep aja kami lagi mau ngebuktiin daya serap pembalut itu, n anti bocor ato nggak. Dan hasilnya adalah……..

Tes….tes….

Ya, ternyata pembalut itu nggak anti bocor! #apasih 😯

Parahnya adalah, setelah ngelap teh tumpah pake pembalut, si B keluar kamar mau ngebuang pembalut itu di tempat sampah yang ada di depan kamar………………tanpa dibungkus apa-apa. Demi apa meeeeeeeeeenn~!!! 😯 melotot

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: