Tolak Kenaikan BBM!

Pagi ini, 21 Maret 2012, saat aku tiba di kampus aku melihat sebuah kain—anggap saja spanduk—yang diikat di depan fakultas tetangga, FIB. Spanduk itu menyuarakan penolakan kenaikan BBM. Oleh siapa? Well, karena berada di kampus, berarti mahasiswalah yang menyuarakan penolakan kenaikan BBM tersebut. Sejujurnya aku kurang paham mengapa orang-orang yang mengikat spanduk penolakan kenaikan BBM tersebut memasangnya di dalam kampus. Rasanya seperti menyatakan protes ‘Naikkan Uang Sakuku!’ kepada seorang adik. Salah alamat. Ya…..tapi mungkin juga maksudnya untuk mengajak mahasiswa lain di kampus untuk mendukung penolakan kenaikan BBM.

Isu tentang kenaikan BBM memang sering kudengar belakangan ini, namun aku tak ambil pusing karena selama ini aku mengisi tangki bensinku di SPBU aku masih melihat angka 4500 sebagai harga per liter bensin premium. Namun tampaknya pemberitaan mengenai kenaikan BBM hari ini cukup heboh. Bukannya bermaksud melebih-lebihkan sih, tapi bahkan kedua orang tuaku sampai memperingatkanku untuk segera memenuhi tangki bensinku.

Kedua orang tuaku di saat yang hampir bersamaan mengirim sms padaku untuk memenuhi tangki bensinku karena kemungkinan akan ada unjuk rasa selama beberapa hari. Mungkin angkutan-angkutan umum akan mogok kerja, mungkin semua SPBU akan ‘disandera’, mungkin……….well, ada banyak kemungkinan. Kemungkinan yang sebenarnya belum tentu akan terjadi.

Tapi sebagai anak yang baik (padahal maksudnya agar aku tak terlunta-lunta selama beberapa hari tanpa motorku, hehe), aku pun mengisi tangki bensin motorku. Sebenarnya tidak kupenuhi sih, hanya hampir penuh saja.

Tapi semoga isu kenaikan harga BBM ini hanyalah isu belaka, dan semoga tidak terjadi unjuk rasa. Bukannya aku tak bisa pergi ke mana pun tanpa motorku, hanya saja aku bisa pergi lebih cepat dengan mengendarai motorku. Dan jika terjadi unjuk rasa selama beberapa hari, itu mungkin juga berarti aku harus menyetir dengan kecepatan siput demi menghemat bensin.

Advertisements

2 responses to this post.

  1. Untukku pribadi, kenaikan BBM ini apalagi pertamax cukup bikin pusing kepala, maklum Motor yg aq kendarai disarankan memakai bahan bakar dngn Oktan diatas 92, apalagi sekarang 1 liter udah menyentuh 11rb, sensei setidaknya bijak lagi klo urusan BBM, sementara yang sangat disayangkan banyak dari pedagang yang ga bertanggung jawab menaikkan harga barang2 terutama kebutuhan pokok

    Reply

  2. Posted by Jiyuu on March 24, 2012 at 9:52 pm

    weeee….1 liter= 11 ribu? Oke lho ya~ 😯
    nee….padahal baru isu. Gimana jadinya kalo naik beneran? =__________=a

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: